Lembaga : BUMDES

BUMDES
Pengurus Nama Pengurus
Ketua Vitalis Yohanis Kocu
Sekretaris Willybrodus Arnoldus Tenau
Bendahara Paskalina Ginuny
Keepala Unit Usaha K;Mart Naomi Nauw
Kepala Unit Usaha Ternak Ayam Pedaging Gotlief Rumfabe
Kepala Unit Usaha Layanan PPOB Leony S. Rumfabe
Kepala Unit Usaha Fotokopi & Pengetikan Thomas Th. Tenau
Informasi Kontak
Alamat JL. Memo Ambrosius Kampung Neset Distrik Aifat Utara Kab.Maybrat - Papua Barat
Telepon 081344750331

Sejarah Berdirinya Bumdesmart Nezeth Maybrat

Sesuai dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Bab VII bagian kelima yang menyatakan Pemerintah Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan desa.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan pendirian BUMDes, kemudian berdasarkan PP 72 Tahun 2005 Tentang Desa.Berdasarkan undang-undang dan peraturan di atas, maka muncul gagasan dari Kepala Kampung Neset melalui mekanisme musyawarah sebagai wujud melembagakan demokrasi lokal dengan mempertemukan BAPPERKAM, Pemerintah Kampung dan Kelompok warga untuk membahas isu-isu strategis salah satunya soal pendirian BUMDes.

Mendirikan BUMDes pada dasarnya membangun tradisi berdemokrasi di desa untuk mencapai derajat ekonomi masyarakat desa yang lebih tinggi. Dengan berbekal daftar inventarisasi potensi dan peta aset desa, forum musyawarah Desa Bunter  melakukan praktik deliberative democracy untuk menyepakati gagasan pengelolaan dan pemanfaatan aset-aset desa melalui BUMDes. Dengan pertimbangan yang matang Pemerintah Desa Bunter  mendirikan BUMDes pada tanggal 15 Juli 2017 berdasarkan keputusan yang dituangkan dalam Peraturan Kampung Nomor 01 Tahun 2017 didirikanlah Bumdes dengan nama BUMDES’MART NEZETH.

Bumdesmart Nezeth Maybrat  dalam perjalanannya mengalami banyak kendala, walaupun sudah menjadi keputusan bersama tetapi masih ada kelompok masyarakat yang memandang sebelah mata. Sentimen negatif berkembang sehingga masyarakat semakin pesimis BUMDes bisa berkembang apalagi membawa perubahan untuk kesejahteraan masyarakat. Belum lagi masalah keterbatasan SDM, sangat sulit menemukan orang yang betul-betul mau berjuang untuk merintis dan mengelola BUMDes, selain BUMDes merupakan lembaga yang baru.

Tetapi bukan berarti tidak ada orang yang mau mendukung dan berjuang walaupun hanya beberapa saja. Awal terbentuknya BUMDes usaha yang dikelola hanya usaha berupa perdagangan skala kecil yang dilakukan secara perorangan, Usaha Jajajanan, Jasa pembayaran dengan sistem online. Dengan berbekal keyakinan dan kerja keras para pengurus BUMDes serta motivasi yang tiada henti dari Kepala Kampung Neset saat itu Sdr.Fransiskus Xaverius Tenau , perlahan-lahan namun pasti BUMDes mengalami pergerakan yang lebih baik.

Kepala Kampung Neset  yang dijabat oleh Bapak Fransiskus Xaverius Tenau merupakan sosok yang visioner, melihat masa depan. Beliau selalu memulai proses pendampingan kepada warga mulai dari proses pembentujkan Kelembagaan, Pemetaan Potensi Lokal Desa untuk dijadikan peluang terbentuknmya Unit Unit Usaha sampai pada  mendampingi warga dalam proses Pelatihan atau Study Banding ke Bumdes Maju di Daerah Magelang hingga saat ini Beliau Konsisten Mendampingi warga dalam pengelolaan Unit Unit Usaha yang telah tebentuk seperti Unit Usaha Minimarket Kampung atau lebih dikenal dengan salah satu Inovasi Beliau yang diberi nama K’MART, Unit Usaha Ternak Ayam Pedaging, Unit Usaha Layanan PPOB dan Unit Usaha Layanan Fotokopi dan Pengetikan.

Pada masa pemerintahan periode Kepemimpinan Beliau telah melakukan terobosan-terobosan program yang membawa perubahan yang mendasar di masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur seperti Pembangunan Rumah Layak Huni  bagi warga, Pelatihan Pembuatan Kue dan Aneka Jajanan Lokal,Pembangunan, Study Banding Pengurus Bumdes.

Pemerintah Kampung Neset melalui Bumdesmart Nezeth saat ini terpilih sebagai salah satu Desa Binaan Bank BRI dalam Program BRI Incubator dan masuk dalam program 125 Desa Brilian di Indonesia yang mana saat ini tengah dalam pendampingan dari Pihak Bank BRI Unit Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan sebagai Bank Terdekat dari Kabupaten maybrat.

Keberadaan BUMDes juga mendorong tumbuhnya kegiatan produktif masyarakat dengan dibukanya beberapa sentra kerajinan, serta menumbuh kembangkan iklim investasi bagi masyarakat, karena nantinya BUMDes berencana go public dengan menjual saham kepada masyarakat Bunter  untuk mendapatkan bagi hasil dari pengelolaan usaha BUMDes. Inilah sebuah bukti dari usaha dan kerja keras yang dibangun oleh Pemerintah Desa Bunter, BUMDes dan masyarakat sehingga BUMDes merupakan lembaga yang berpengaruh besar dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Desa Bunter  berusaha untuk membuktikan keberhasilan ini dan akan terus berupaya dalam meningkatkan pendapatan yang dihasilkan dari usahanya sendiri melalui BUMDes sehingga Bunter  betul-betul bisa menjadi Desa Mandiri kedepannya.

Pemerintah Kampung Neset melalui Bumdesmart Nezeth saat ini menjadi Icon baru Contoh  bagi Bumdes Bumdes di Provinsi Papua Barat dan saat ini Bumdesmart Nezeth tidak hanya berfikir untuk masyarakat Kampung Neset  sendiri tetapi juga melakukan serangkaian kegiatan sharing kepada Kepala Kepala Kampung lainnya di Kabupaten Maybrat bahkan kepada kampung kampung se-Papua Barat melalui sosialisasi agar setiap kampung wajib memiliki BUMDes sesuai dengan Nawakerja Kementrian Desa, Transmigrasi dan Pembangunan Daerah tertinggal yaitu berupaya untuk membentuk dan mengembangkan BUMDes untuk lebih memajukan perekonomian warga sehingga kampung menjadi lebih mandiri.

Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi No 1/2015 yang secara tegas memandu jenis-jenis kewenangan desa untuk pegembangan ekonomi lokal desa. Membangun BUMDes juga telah diamanatkan dalam UU No 6/2014 tentang Desa (UU Desa) Pasal 87 UU Desa dan pasal 132 PP 43 sama-sama memakai frasa desa dapat mendirikan BUMDes.

( Fx )

Statistik Penduduk Kampung Neset

Laporan Dana Desa Kampung Neset

Update Berita Covid19 Indonesia